Posts

Showing posts from April, 2020

3 Kunci Kebenaran dalam Kisah Ishak

Kita semua mengenal Ishak sebagai anak yang sudah lama dijanjikan Allah pada Abraham. Abraham dan Sara yang sudah tua dan tidak memiliki anak dengan setia menunggu karena Allah sendiri yang telah menubuatkan bahwa Sara yang akan melahirkan keturunan untuk Abraham (Kejadian 17:19). Setelah itu, kita juga mengenal cerita dimana Abraham diperintahkan Tuhan untuk mengorbankan Ishak sebagai korban syukuran untuk membuktikan kesetiaannya pada Tuhan (Kejadian 22:2).   Ishak adalah anak kesayangan Abraham namun Abraham dengan taat bersedia mengorbankan anaknya tersebut walaupun pada akhirnya Tuhan menahan tangannya sehingga Ishak tetap hidup dan akhirnya memiliki keturunan sendiri yaitu Esau dan Yakub. Dari cerita itu, seringkali kita mengingat mengenai kesetiaan Abraham si Bapa Segala Bangsa serta kesetiaan Tuhan dalam menggenapi janji-Nya terhadap Abraham. Namun tahukah kamu, ada beberapa hal yang bisa kita pelajari juga dari Ishak. 1.     Pertama, Ishak belajar hi...

Inferiority Complex

Inferiority Complex adalah sebuah kondisi psikologis yang membuat seseorang merasa tidak mampu, tidak aman, tidak bisa melakukan sesuatu, namun disertai dengan perasaan yang kuat untuk terlihat mampu, pede, dan hebat. Orang-orang yang mengalami inferiority complex biasanya merasa mereka tidak memenuhi standar, ada rasa ragu dan tidak yakin pada diri sendiri, selalu merasa tidak bisa menjadi atau melakukan sesuatu. Dalam bahasa sehari-hari, orang-orang seperti ini dikatakan minder. Namun kalau minder sendiri memiliki konotasi orang yang pemalu, pendiam, menarik diri, dan tidak mau menonjol. Definisi minder hanya menjadi setengah benar, karena banyak orang yang memiliki inferiority complex ternyata memiliki rasa ingin terlihat menonjol yang besar, pengen diperhatikan, dan pengen terlihat hebat. Perasaan ingin terlihat hebat ini bisa dikeluarkan dalam bentuk perilaku maupun dipendam. Dua orang dengan inferiority complex bisa memunculkan dua respon yang berbeda. Beberapa orang mala...

Apakah Aku Orangtua Toxic?

Tidak ada orangtua yang sempurna. Menjadi orangtua itu adalah tugas yang sulit. Semua orang, baik dewasa atau muda, pasti berbuat salah dalam hubungannya dengan orang lain. Sebagai orangtua, stress kita berlipat ganda karena kita bukan hanya memikirkan diri kita sendiri, namun juga pasangan kita, serta anak-anak kita. Namun hal itu tidak menjadi alasan untuk kita tidak selalu berusaha memperbaiki diri jika ada cara interaksi kita yang menjadi pengaruh buruk untuk anak. Adalah suatu hal yang sangat menyedihkan, di saat seorang konselor atau psikolog anak harus mengajari anak bagaimana cara ia menghadapi orangtuanya sendiri. Tidak mengenakkan saat seorang profesional harus mengajak anak belajar cara mentoleransi perilaku anaknya, karena dalam kasus seperti itu, anak yang terpaksa harus berperan sebagai orang dewasa di rumah. Orangtua tidak harus selalu setuju dengan anak dan Anak tidak akan selalu menuruti orangtua, itu adalah fakta dalam segala jenis pola asuh. Namun, dalam pra...