CARA MENGHADAPI KESEPIAN

Jika anda merasa kesepian hari ini, kenalilah bahwa kesepian adalah sebuah tanda bahwa ada perubahan yang harus dilakukan dalam hidup anda. Rasa kesepian bukanlah sebuah hal yang sangat memalukan yang menyatakan bahwa anda gagal secara sosial, namun merupakan sebuah masalah umum yang kompleks tapi bisa diatasi. Dalam proses mengatasinya, diperlukan usaha yang dilakukan secara sadar untuk membuat perubahan (Cherry, 2020). Seringkali jika kita merasa kesepian, kita terdorong untuk menjauhkan diri dari lingkungan, dimana hal ini hanya akan mengulangi pola kesepian. Mau tidak mau, ada sebuah usaha nyata yang harus dilakukan untuk memecahkan pola ini (Jackson-Gibson, 2020).Walaupun kesepian adalah sebuah kondisi yang dialami semua orang hingga bisa dibilang wajar, bukan berarti ini adalah masalah yang mudah untuk diselesaikan. Namun ada usaha-usaha disengaja yang bisa dilakukan untuk mengurangi rasa kesepian dalam diri seseorang : (dalam Raypole, 2019; Oppong, 2019; Plotnik & Kouyoumdjian, 2008; Jackson-Gibson, 2020; Hansen, 2018)

·        Menyadari bahwa kesepian adalah sebuah kondisi yang subjektif, tidak selalu berdasarkan fakta. Jika kita merasa kesepian, penting untuk kita mengakuinya, namun jangan sampai tenggelam. Kita bisa merasa kesepian walau orang-orang di sekitar kita sebenarnya menyediakan support yang positif.  Seringkali perasaan kesepian akan membuat kita bingung dan tidak bisa menilai dengan objektif apa yang terjadi di sekitar kita. Mengantisipasi trigger dan perasaan kesepian akan memberikan motivasi untuk mencari pertolongan, dimana hal tersebut adalah hal yang baik untuk dilakukan saat kita sedang down. Hal ini mencegah kita bereaksi berlebihan seperti menarik diri, bersikap agresif, tenggelam dalam pikiran sendiri, dan meneruskan perasaan kesepian.

·        Stay in Touch dengan orang-orang terdekat atau menambah kesempatan untuk kontak dengan orang lain. Kadangkala saat kita kesepian, kita sulit menyadari bahwa ada relasi yang selama ini sudah kita miliki. Saat ini berkomunikasi dengan orang-orang sudah tidak terlalu dipengaruhi oleh jarak lagi, dimana kemajuan teknologi memberikan banyak sarana untuk melakukan perbincangan dan video call. Walaupun tidak sama seperti bertemu langsung, tapi bisa membantu mengingatkan kita bahwa orang-orang terdekat masih ada untuk kita. Dalam hal ini, semua dari kita memerlukan Social Support. Social Support mengacu pada tiga faktor yaitu sebuah kelompok atau koneksi keluarga dan teman yang menyediakan kedekatan sosial yang kuat, memiliki kemampuan untuk bertukar resources yang saling membantu satu sama lain, serta perasaan bahwa kita mendapatkan dukungan dan perilaku yang positif.

·        Mencoba menjadi nyaman dengan diri sendiri. Bukan berarti kita menerima nasib dan menjadi sendirian terus menerus. Namun kita mencoba untuk menghibur diri sendiri di saat tidak ada orang yang sedang available. Menghabiskan waktu untuk melakukan hobi sendiri, aktivitas yang bisa dinikmati, hal-hal yang membantu mengembangkan diri sendiri. Jika kita bisa nyaman menghabiskan waktu sendiri, akan membantu untuk mengurangi perasaan negatif saat sendiri. Seringkali orang yang kesepian memiliki masalah dengan self-love dan menghargai diri sendiri. Hal ini bisa digunakan untuk kembali terkoneksi dengan diri sendiri secara lebih mendalam dan positif. Melatih self-love dan self-appreciation akan membuat diri sendiri lebih bisa menerima diri dan meningkatkan kualitas alone time sehingga mengurangi kesepian. Kadangkala juga ekspektasi kita ke diri sendiri yang akhirnya membuat kita menjadi minder, dimana hal ini memancing keinginan untuk menjauh dari orang lain karena kurang percaya diri. Sadari kapan kita boleh mendorong diri sendiri dan kenali apa yang bisa dan tidak bisa dilakukan.

·        Kenali hal-hal yang menambah atau memperparah rasa kesepian dan hentikan. Misalnya, membuka medsos dan melihat bagaimana teman-teman sedang menikmati hidup, hal-hal yang mengingatkan akan kekurangan diri sendiri seandainya itu belum bisa dihadapi, menyendiri di kamar, melukai diri sendiri, menghindari percakapan dengan orang lain, dan lain-lain. Selain itu kita juga mencoba untuk mengenali pikiran-pikiran yang tidak efektif seperti self-blame, self-criticism, paranoia, asumsi-asumsi subjektif mengenai orang lain, worst-case scenario dan lain-lain. Kembali, dalam menghadapi rasa kesepian, ada usaha nyata yang perlu kita lakukan dari diri kita sendiri karena orang lain tidak bisa memberikan effort itu untuk kita.

·        Express your loneliness. Kesepian, sama seperti banyak perasaan lain, harus memiliki outlet untuk dikeluarkan dengan cara yang konstruktif dan positif sebisa mungkin. Umumnya bisa menggunakan aktivitas-aktivitas yang bersifat kreatif dan ekspresif seperti bernyanyi, bermain musik, olahraga, menulis, merajut, menggambar, melukis, memasak, dan lain-lain. Bahkan bercerita secara verbal ke teman atau benda mati pun bisa menjadi sebuah outlet untuk mengekspresikan perasaan.

·        Cari lingkaran pertemanan yang serupa dengan diri sendiri. Seringkali menemukan orang-orang dengan minat yang serupa atau dengan ketertarikan yang sama bisa membuat rasa terkoneksi sehingga mengurangi rasa kesepian. Cari dan habiskan waktu dengan orang-orang yang menikmati hal-hal yang sama dan memiliki minat yang sama.

·        Volunteer atau berpartisipasi dalam acara komunitas. Cari area yang menarik minat dan berusaha untuk terlibat di dalamnya. Kesepian adalah sebuah kondisi perasaan dan semakin kita memperhatikan kesepian kita dan berfokus ke hal tersebut, semakin kita menjadi self-centered dan fokus hanya ke diri sendiri sehingga menjadi sulit untuk fokus dengan menjalin hubungan dengan orang lain. Ajak diri sendiri untuk berbuat baik ke orang lain. Salah satu cara untuk merasa tidak begitu kesepian adalah dengan cara mencoba memikirkan dan berfokus pada kebutuhan dan perasaan orang lain. Semakin sedikit fokus terhadap perasaan negatif dan rasa kesepian, semakin baik.

·        Coba hobi baru. Jika kita merasa kesepian dan memiliki waktu kosong yang banyak, pikirkanlah hal-hal yang selama ini ingin dicoba. Jika memungkinkan, cobalah hal-hal baru untuk memperkaya kualitas hidup.

·        Keluar dari Rumah. Salah satu ciri-ciri orang yang kesepian adalah mengisolasi diri. Namun dengan memaksa diri untuk keluar dari kamar atau dari rumah, melakukan aktivitas di luar akan membantu meringankan perasaan. Sekedar berjalan-jalan, membeli bahan makanan, atau berolahraga. Cobalah untuk berinteraksi secara positif dengan orang-orang yang ditemui, bahkan hal sederhana seperti tersenyum dan menyapa.

·        Adopsi binatang peliharaan. Memiliki makhluk hidup lain di dalam rumah untuk dirawat dan diperhatikan akan membuat diri merasa menjadi lebih utuh dan menambah perasaan terkoneksi ke dunia di luar diri sendiri.

·        Slow down. Kadangkalah mindset kita yang terburu-buru dan sibuk melakukan segala sesuatu membuat kita merasa tidak ada orang yang men-support diri kita. Mungkin jadwal yang padat membuat kita merasa berjuang sendiri dan terputus dari relasi dengan orang lain. Ada baiknya sesekali kita berhenti untuk relax dan melihat ke sekeliling untuk mengingatkan ke diri sendiri apa saja yang sudah dimiliki.

·        Manage ekspektasi. Kadangkala perangkap dalam kesepian adalah karena persepsi kita yang salah mengenai bagaimana orang lain harus menunjukkan afeksinya ke kita. Hal ini seringkali membuat kita mengabaikan ekspresi afeksi yang tidak sesuai dengan yang kita harapkan padahal sudah dilakukan oleh orang-orang di sekitar kita. Kadang persepsi kita juga menuntut orang lain harus mengutamakan diri kita dan memperlakukan kita sebagaimana keinginan kita, namun ini tidak realistis. Jadilah teguh dan persisten jika sebuah group atau kelompok sepertinya tidak mampu membantu, jangan menyerah, namun cari yang lain. Tunjukkan rasa ingin tahu mengenai orang lain dan jangan berekspektasi bahwa orang lain harus menjadi sempurna dan langsung bisa memenuhi kebutuhan kita saat ini juga. Sebuah hubungan itu sifatnya timbal balik dan terbentuk secara berkala agar ada pondasi kepercayaan yang kuat dan rasa aman. Jika kita memperhatikan orang lain, orang lain akan menjadi tertarik ke kita karena kita memberikan mereka sesuatu yang positif, dan kita akan mendapatkan perhatian juga dari mereka. Dalam hal ini juga, kesepian bukan berarti seseorang harus langsung mengganti teman atau mencari lingkaran baru, namun ada kalanya yang menjadi sumber kesepian muncul dari dalam diri sendiri, yaitu ekspektasi yang tidak wajar, ataupun karena ada hal-hal lain yang mengganggu.

Comments

Popular posts from this blog

Stress Reduction Tips

Stress Reduction Tips

Expressing Negative Emotions