The Foolish Person

 


Amsal 14 : 7-9

Jauhilah orang bebal, karena pengetahuan tidak kaudapati dari bibirnya.  Mengerti jalannya  sendiri adalah hikmat orang cerdik, tetapi orang bebal ditipu oleh kebodohannya. Orang bodoh mencemoohkan korban tebusan, tetapi orang jujur saling menunjukkan kebaikan.

Mazmur 53:2

Orang bebal berkata dalam hatinya: 'Tidak ada Allah!' Busuk dan jijik kecurangan mereka, tidak ada yang berbuat baik.

Semua orang pasti akan merasa tersinggung dan marah besar jika mereka dikata-katai oleh orang lain dengan sebutan orang bodoh, apalagi disebut orang bebal.  Dalam teks aslinya kata bebal diartikan sebagai orang yang bodoh, jahat dan tidak menghormati Tuhan.  Orang bebal dapat diartikan pula orang yang sukar sekali untuk mengerti, tidak cepat tanggap, tidak mau berubah, karena ia menolak pengertian dan pengajaran. Nasehat apa pun akan masuk telinga kiri dan keluar telinga kanan atau sebaliknya. Tak ada kata-kata yang tinggal dan bisa mengarahkannya untuk berubah menjadi orang yang benar dan taat terutama kepada Tuhan.

Orang bebal memang sering disamakan dengan orang bodoh. Kebodohan terbesar dari orang bebal adaah: ia berpikir dirinya pandai, bahkan ketika seorang bijaksana bicara dengan orang bebal, maka ada dua orang bebal yang sedang berbicara. Artinya orang yang bijak tidak ada untungnya untuk bercakap-cakap dengan orang bebal apalagi berdebat dengannya. Yang lebih buruk dari orang bebal adalah kesombongannya. Ia terlalu sombong untuk mendengarkan orang lain bahkan teguran atas dosanya, karena ia selalu merasa dan berpikir bahwa dirinyalah yang benar. Ia adalah orang yang sombong dengan kebodohannya, dan dalam kebodohannya itu, ia merasa diri pandai. Sungguh sangat menyedihkan orang yang seperti itu.

Salah satu contoh anak bebal adalah, anak yang suka memotong pengajaran gurunya saat menerangkan mata pelajaran. Setiap kali guru menerangkan, maka si anak tadi acapkali memotong pembicaraan gurunya. Anak seperti ini akan menjadi bibit atau calon orang yang bebal yang tidak menghargai orang lain saat berbicara.

Anak seperti ini, jika tidak secepat mungkin diubahkan atau disadarkan, maka kelak ketika ia besar benih kebebalan yang sudah tertanam di otaknya akan tumbuh subur dan berkembang menjadi pembangkang, merasa diri paling benar, tak pernah mau mendengar nasehat teman atau orang yang lebih tua.

Ayat di atas mengingatkan kita untuk tidak memelihara sikap degil, sikap mau menang sendiri dan sikap merendahkan orang lain. Ketika hari ini kita merendahkan orang lain, kita tidak tahu dalam waktu tertentu kita yang akan direndahkan orang lain juga. Belajar menghargai diri sendiri dan menghargai orang lain adalah dasar utama dalam membentuk karakter kita menurut firman Allah.  Dalam menjalani hidup ini kita selalu dihadapan pada pilihan-pilihan.  Ketika kita membuat pilihan yang benar berarti kita tahu mana yang harus kita lakukan dan mana yang tidak seharusnya kita perbuat.  Kalau kita sudah tahu bahwa hal itu salah, berdampak buruk, merugikan dan bertentangan dengan firman Tuhan, tapi masih saja kita perbuat, inilah yang disebut kebodohan atau tindakan bodoh karena kita telah salah melangkah.  Dan jika kita tidak segera menyadarinya dan terus saja melakukan kebodohan, kita ini disebut sebagai orang yang bebal, sebab  "...hati orang bebal menyeru-nyerukan kebodohan."  (Amsal 12:23).

Firman Tuhan tak pernah berhenti mengingatkan kita supaya kita tidak berlaku bodoh, karena Tuhan memiliki rencana dan rancangan yang baik bagi anak-anakNya:  masa depan yang penuh harapan, bukan rancangan kecelakaan  (baca  Yeremia 29:11);  hidup yang diberkati; keberhasilan bukan kegagalan; rumah tangga yang bahagia, bukan berantakan; tetapi seringkali rencana Tuhan kita gagalkan melalui perbuatan-perbuatan bodoh kita. 

"Buanglah kebodohan, maka kamu akan hidup, dan ikutilah jalan pengertian."  Amsal 9:6
"Janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan."  (Efesus 5:17).

REFLEKSI :

Pernahkah kamu bertemu dengan orang bebal?

Menurut kamu apakah yang bisa kamu lakukan untuk membantu orang bebal tersebut?

 

Comments

Popular posts from this blog

Stress Reduction Tips

Stress Reduction Tips

Expressing Negative Emotions