Posts

Showing posts from June, 2020

Parabel Cumi dan Virus Corona

Anak cumi kalau baru netas dari telor, langsung cepet cepet mau berenang keluar goa.. Tapi biasanya anak cumi yang buru buru keluar itulah yang biasa kesamber ikan... Dimulailah eating frenzy dimana semakin banyak anak cumi yang berenang keluar menggelepar mencari keselamatan semakin banyak ikan yang melihat dan langsung datang untuk menyambar.. Justru anak cumi yang keluar belakangan lebih aman karena ikan uda pada kenyang dan pergi..  Ada juga cumi yang berhasil selamat karena dia bisa menjauh dari gerombolan teman-temannya yang sedang dihabisi oleh para ikan..  Saat PSBB diangkat nanti, jadilah kalian anak cumi yang baik dan sabar.. jangan langsung terbang keluar buru-buru pengen main di mall buru-buru pengen pergi liburan, buru buru pengen selfie di jalan raya.. Karena justru di situlah biasanya akan memuncak eating frenzy nya virus.. Second wave jadinya..  Banyak orang yang merasa karena karantina sudah dicabut berarti keadaan sudah aman padahal tidak seperti itu.. M...

Ilmu Mimpi - Basic

Secara ilmunya, mimpi adalah memori hidup kita yang diubah menjadi simbol-simbol saat kita tidur sebagai cara otak beradaptasi dengan perasaan, perilaku, atau kejadian yang kita alami saat kita bangun. Kebanyakan mimpi isinya tidak jelas, ngawur, dan banyak yang sebenarnya tidak penting, hanya proses otak kita menyusun ulang memori kita selama kita tidur. Namun sesekali, kita mendapatkan satu atau dua mimpi yang membuat kita bangun dalam keadaan panik, takut, atau berdebar-debar.   Sistem pertahanan diri dalam otak kita, mengubah kecemasan, ketakutan, amarah, atau kepahitan kita menjadi bentuk yang lebih konkret sehingga bisa lebih diterima dan diproses oleh otak. Contoh : Anak yang merasa takut, tidak bisa menjelaskan kenapa dia takut. Dalam mimpi, ketakutan yang abstrak ini berubah menjadi simbol berbentuk lebih jelas, mungkin seekor monster atau binatang buas. Anak yang takut tidak lulus ujian mimpi bahwa dia sedang tenggelam. Dalam hal ini, mimpi bisa menggambarkan status...

Menghadapi Toxic Parenting

Adalah suatu hal yang sangat menyedihkan dan mengecewakan setiap kali ada anak yang merasa ia harus belajar bagaimana menghadapi orangtuanya sendiri. Hal ini menunjukkan fakta bahwa ada banyak anak yang merasa orangtua tidak menjalankan perannya sebagai orangtua sebagaimana mestinya. Banyak juga sebenarnya anaknya yang toxic, namun dengan mudah menuduh orangtua toxic karena orangtua tidak sesuai dengan harapannya yang egois. Namun, kenyataannya adalah hal-hal seperti ini benar terjadi di dunia nyata. Walau demikian, penting untuk terlebih dahulu kita memahami apa itu sebenarnya Orangtua yang toxic. Berikut adalah beberapa karakteristik orangtua Toxic. Ingat, Orangtua tidak perlu memiliki semua karakteristik di bawah ini untuk dikategorikan Toxic . 1.       Fokus ke diri sendiri dan memiliki kapasitas empati terbatas Cenderung mementingkan urusannya sendiri dan seringkali meminta anak untuk mengalah demi kepentingannya. Menuntut anak untuk memahami di...